Prosesor Snapdragon 410 Quad-Core 1.2 Ghz (64-bit)

Dengan peningkatan kemampuan prosesor sebesar 50% dibanding Cortex A7 pendahulunya, Cortex A-53 yang ada dalam Qualcomm Snapdragon 410 menjamin pengalaman smartphone yang lancar, bahkan bagi para pemakai berat. Core Hexagon DSP yang efisien memaksimalkan pekerjaan tiap cycle clock CPU untuk daya tahan baterai yang lebih lama, dan, ini nih yang ditunggu-tunggu… komputasi 64-bit! Lebih cepat dan bertenaga dibandingkan prosesor 32-bit juga memungkinkan pemrosesan data dan penggunaan memory yang lebih efisien.

 

Download bisa mencapai 150 Mbps

Kuasai dunia digital kamu dengan slot SIM card ganda yang dua-duanya mampu terhubung ke jaringan 4G. Gampang untuk ngatur panggilan telepon dan pesan dari kedua SIM card sesuai dengan pilihan jaringan dan paket data kamu. Gampang dan gak bikin bingung – Redmi 2 adalah pusat kontrol yang ngasih kamu akses ke semua yang kamu perlukan, di satu tempat.

 

Layar IPS Sharp / AUO 4.7 “dilaminasi sepenuhnya

Nikmati ketajaman layar resolusi 1280×720 dengan 312 pixel per inch (PPI). Teknologi in-plane switching (IPS) 178° menghasilkan warna-warna konsisten dari sudut manapun. Kita juga mendesain agar pixel pada layar lebih dekat dengan kaca supaya warna-warna tampak tajam dan tidak terpengaruh kilauan cahaya sekitar.

 

Kamera belakang 8MP BSI Lensa 5 elemen

Jepret foto-foto yang tajam dan bersih. Kamera 8MP menggunakan teknologi backside illumination (BSI) untuk kemampuan low-light yang luar biasa di malam hari, sementara sensor perlindungan infrared meningkatan kualitas foto di siang hari. Ambil foto dalam mode HDR, fisheye, pakai perintah suara, dan lebih banyak lagi. Kamera depan 2MP mampu merekam video HD 720p dan dilengkapi fitur Beautify yang bisa menebak umur dan jenis kelamin untuk mengaplikasikan 36 smart filter. Selfie kamu akan keliatan hebat meski tanpa di-edit.

 

Lebih tipis, lebih ringan.

Kenyamanan memegang yang gak ada duanya. Kita berhasil mempertahankan ukuran layar 4.7 inci sambil tetap membuat Redmi 2 lebih langsing (9.4 mm) dan lebih ringan (133 gram). Redmi 2 juga punya sudut-sudut yang membulat dan body belakang bertekstur yang bikin enak banget digenggam.

 

2200mAh baterai lithium-ion polymer dari Sony/LG

Baterai tahan lebih lama dengan kapasitas terpasang 2200 mAh dan kapasitas tipikal 2400 mAh. Dilengkapi teknologi Quick Charge yang mempercepat pengecasan sampai 40%.

 

Catatan

Perlu kamu ketahui bahwa xiaomi Redmi 2 / Redmi 2 Prime yang beredar di indonesia sekarang ini dibawa oleh melalui distributor resmi dan distributor non resmi. Distributor resmi yaitu E*a*on* sedangkan distributor non resmi seperti Platinum, Bless, Immotech, dan lain-lain. Nah sekarang admin mau tanya ke kamu, kemarin beli xiaomi redmi 2 nya dimana? kalau di E*a*on* sih aman-aman saja dan bisa dengan lancar menggunakan frekuensi 4G indonesia, tapi kalau kamu membeli xiaomi redmi 2 dan redmi 2 prime nya melalui jalur distributor resmi. Mari kita cek keberuntungan kamu. Kenapa admin bilang cek keberuntungan, karena xiaomi redmi 2 dan redmi 2 prime yang dijual melalui distributor non resmi tidak melalui standarisasi khusus, walhasi xiaomi redmi 2 dan redmi 2 prime yang sebenarnya diperuntuhkan untuk negara lain pun (sesuai dengan yang admin jelaskan di atas) ikut dijual di Indonesia. Nah alasan inilah yang membuat kamu pengguna redmi 2 dan redmi 2 prime yang membeli di distributor non resmi jika beruntung bisa menikmati sinyal 4G Indonesia dengan lancar, namun bagi yang bernasib sial, siap-siap saja redmi 2 dan redmi 2 prime mu hanya bisa menggunakan 2G. Iya 2G, jadi boro-boro mau 4G, 3G saja tidak bisa.

Secara Umum ada 4 jenis ekor atau nomor akhiran serial pada redmi 2 dan redmi 2 prime yaitu 11, 13,17, dan 19. Ekor 11 adalah xiaomi Redmi 2 yang dijual untuk pasar Global (seluruh negara) termasuk dalam hal ini pihak distributor non resmi seperti WII, B-Cell, dan banyak lagi juga turut menjualnya. Sedangkan untuk akhiran 13 adalah Redmi 2 yang dikhususkan untuk pasar China. Yang jadi pertanyaannya, kenapa banyak Redmi 2 dan redmi 2 prime berakhiran 13 beredar di Indonesia? Ya karena tadi, karena ada distributor juga yang membeli Redmi 2 China untuk di jual lagi di Indonesia. Ekor 17 adalah Redmi 2 dan redmi 2 prime untuk pemasaran di Indonesia. Ekor 17 banyak ditemui di Redmi 2 bergaransi resmi (TAM, Erajaya, dll.) Adapun ekor 17 dipasarkan oleh distributor, walau tidak banyak.

Kalau 11, 13, 17 itu aman dipakai 4G di indonesia, lalu bagaimana dengan ekor 19? Ekor 19 ini bisa dibilang ekor sial, tidak sedikit pengguna redmi 2 yang bertanya, “Kenapa kok smartphone redmi 2 saya tidak pernah bisa mendapatkan sinyal 4G? Padahal kan Redmi 2 support 4G? kartu SIM nya juga sudah 4G, wilayah juha sudah tercover 4G? Ya tentu, karena akhiran 19 beredar tidak seharusnya di Indonesia. Hanya di beberapa negara seperti brazil contohnya, yang pasti 4G di ekor 19 tidak support jaringan internet di Indonesia, bahkan 3G juga ada yang tidak support. Beuh kalau kamu kedapatan membeli redmi 2 dan redmi 2 prime ekor 19, segera kembalikan ke tempat dimana kamu membelinya atau bagi kamu yang sedang ingin membeli redmi 2 dan redmi 2 prime di toko online, ada baiknya kamu bertanya dulu ke pihak seller.

Satu lagi pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pengguna redmi 2 dan redmi 2 prime yang sudah terlanjur membeli, “Padahal di belakang dus/bawah baterai sudah tertulis ekor atau akhiran A tetapi ketika dicek melalui CPU-Z tertulis ekor B, Kok bisa?!”. Biasanya hal ini terjadi di Redmi 2 ekor 13, karena ada beberapa importir (khususnya distributor nakal) yang menyuntik ROM Global untuk ekor 11/17 kemudian mengganti file MODEM ekor 11/17 ke ekor 13. Perlu Diingat! CPU-Z bukanlah acuan utama, dusbox dan nomer seri di bawah baterai adalah patokan utamanya. Jadi sebelum membeli redmi 2 dan redmi 2 prime, pastikan kamu mengecek dusbox dulu kemudian lihat nomor seri tepat di bawah baterai (nomor serinya bukan yg ada di baterai).

Perlu dicatata bahwa perbedaan lain dari ekor 11, 13, 17, dan 19 ialah band jaringan, apa itu band jaringan? buat lengkapnya coba kamu googling. Secara teori ekor 11 dan 17 sama band jaringannya (tidak support BOLT! dan Smartfren). Sedangkan ekor 13 paling banyak mendukung band jaringan contonya sudah menuckung BOLT! dan Smartfren. Bagaimana dengan ekor 19? Untuk ekor 19 Lupakanlah!, memang tujuannya tidak untuk pasaran Indonesia.

“Kalau Xiaomi redmi 2 dan redmi 2 prime ekor 13 khusus untuk pasar china, berarti tidak ada rom globalnya donk?!” yup benar sekali, sampe kiamat pun tidak akan pernah ada rom globalnya, katrena ya tadi redmi 2/redmi 2 prime akhiran 13 khusus untuk pasar china. Jadi chuna ada rom offcial china stable, “tapi bagaimana dengan redmi 2 ekor 13 yang sudah ada rom global berbahasa indonesia dan ada playstore nya pula? Resmi loch bukan rom abal-abal, malah bisa update lagi!. Bisa dipastikan Redmi 2 anda sudah di “suntik” ROM untuk ekor 11/17 dengan diganti file MODEM atau NON-HLOS nya dengan ekor 13. Jadi jika tidak segera di flash ke rom China, maka nanti tidak akan dapat update OTA, semisal dapat pun, nanti akan kehilangan signal, karena update OTA untuk ekor 11 dan 17. Jadi harus bongkar sistem lagi.

Sebagai tambahan informasi, Frekuensi 4G redmi 2 dan redmi 2 prime:
– Ekor 11 di band 1 dan 3 (frekuensi 2100 dan 1800)
– Ekor 13 di band 3 dan 7 (frekuensi 1800 dan 2600)
– Ekor 17 di band 1, 7, dan 8 (frekuensi 2100, 2600, dan 900)

 

Cara mengetahui ekor/akhiran dari Xiaomi Redmi 2 / Redmi 2 Prime anda, berikut tutorial caranya :

  1. Cek serial yang terdapat dibelakang Box Xiaomi Redmi 2 / Redmi 2 Prime anda, apakah berseri 2014811/2014817 atau 2014813/2014819.
  2. Lalu Cek kembali di bagian belakang ponsel anda yang terdapat di tempat baterai